Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Desember 2010

Makalah / paper : Brand Management ( English )

Brand management
Brand management is the application of marketing techniques to a specific product, product line, orbrand. It seeks to increase the product's perceived value to the customer and thereby increase brand franchise and brand equity. Marketers see a brand as an implied promise that the level of qualitypeople have come to expect from a brand will continue with future purchases of the same product. This may increase sales by making a comparison with competing products more favorable. It may also enable the manufacturer to charge more for the product. The value of the brand is determined by the amount of profit it generates for the manufacturer. This can result from a combination of increased sales and increased price, and/or reduced COGS (cost of goods sold), and/or reduced or more efficient marketing investment. All of these enhancements may improve the profitability of a brand, and thus, "Brand Managers" often carry linemanagement accountability for a brand's P&L (Profit and Loss) profitability, in contrast to marketing staff manager roles, which are allocated budgets from above, to manage and execute. In this regard, Brand Management is often viewed in organizations as a broader and more strategic role than Marketing alone.

Selasa, 30 November 2010

Makalah / paper : Activity Based Costing

Model ABC
ACTIVITY  BASED  COSTING (ABC)
Dalam sistem akuntansi tradisional hanya manufacturing cost dibebankan ke produk meskipun biaya manufaktur tersebut bukan penyebab timbulnya produk tersebut. Seperti biaya penjualan dan administratif diperlakukan sebagai period cost dan tidak  dibebankan kepada produk. Bagaimanapun banyak juga non-manufacturing cost sebagai bagian dari ongkos produksi, seperti penjualan, distribusi, dan pelayanan produk-produk tertentu. Di dalam Activity-Based Costing ( ABC ), produk hanya dibebani semua biaya yang semestinya menjadi beban untuk menghasilkan barang tersebut.

Makalah / paper : Customer Relationship Management

MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN
(CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT-CRM)

A. Pengantar CRM
Setelah era digital yang selalu menggunakan “e-” di depan semua kata seperti e-commerce, e-book, e-sales, e-mail, dan seterusnya, Customer Relationship Management atau CRM merupakan akronim atau singkatan yang paling populer di kalangan orang-orang sales dan marketing. Kalau di-bahasa Indonesia-kan kira-kira adalah Manajemen Hubungan Pelanggan (MHP). Customer Relationship Management (CRM) adalah salah satu bentuk aplikasi Teknologi Informasi (TI) di departemen penjualan atau marketing suatu perusahaan. Tetapi ide atau nafas dari CRM sendiri tidak lain dan tidak bukan adalah pelayanan, contoh nyatanya bisa ditanyakan ke penjaga warung dekat rumah yang mampu menjaga pelanggannya selama bertahun-tahun.
 
Mungkin sudah sering dengar CRM (Customer Relationship Management) atau Pengelolaan Hubungan dengan Pelanggan. Sebenarnya apa sih konsep ini? Merujuk kepada beberapa text book, kegiatan CRM meliputi Acquire (mendapatkan), Enhance (tingkatkan) dan Retain (pertahankan) pelanggan. Artinya

Senin, 15 November 2010

Makalah / paper : Pemasaran Carrefour in China

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang Masalah
Perusahaan besar bertaraf internasional yang akan memasuki pasar internasional di negara lain telah melakukan penelitian pasar sedemikian hingga sebagai bagian dari proses untuk pengembangan perusahaan. Demikian pula perusahaan retail telah melakukan analisa tersendiri terhadap brand produk dan segmen pasar perusahaan. Pengembangan brand produk di dunia internasional sangat memperhatikan situasi dan kondisi dari negara yang akan dimasuki oleh perusahaan bersangkutan. Mereka juga harus melakukan penelitian pasar berdasar pada permintaan konsumen, kebudayaan konsumen, perilaku, serta persyaratan yang berlaku seperti undang-undang pemerintah dan undang-undang organisasi dunia.

Dalam industri retail, sebagai perusahaan pemasar consumer good sebagai produk utama, seperti halnya perusahaan Carrefour yang mempunyai nama besar telah melakukan uji pasar sebelum memasuki negara yang terpilih. Pembukaan cabang atau store di negara Asia pun juga diperlukan mekanisme dan pendekatan yang berbeda dengan melihat budaya negara

Jumat, 22 Oktober 2010

Makalah / studi kasus : Mc Donalds dan Obesitas

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang Masalah
Pengembangan produk dan brand suatu merk ternama merupakan penempatan yang harus berhati-hati karena akan mengakibatkan kesalahan besar dalam meneliti pasar. Begitu pula perusahaan yang memasuki makanan dan minuman harus melakukan penelitian pasar berdasar pada permintaan konsumen, kebudayaan konsumen, perilaku, serta persayratan yang berlaku seperti undang-undang pemerintah.
Dalam industri makanan dan minuman ini, perusahaan akan menetapkan segmen pasar terluas dengan sasaran yang telah diuji. Seperti halnya perusahaan Mc Donald’s telah melakukan uji pasar dan tetap menggunakan sasaran pasar pada anak-anak. Dalam perjalanannya, Mc Donald’s tidak hanya membaca perilaku dan budaya konsumen di setiap tempat di dunia yang terdapat outletnya. Pembukaan cabang di negara-negara Eropa pun juga berbeda aktivitas dalam melakukan peneterasi pasar. Adapun produk unggulannya adalah makanan cepat saji mendapat tantangan dan hambatan dengan diperlakukan dan dikatakan bahwa makanan mereka menjadi penyebab kegemukan pada anak-anak.
Beberapa hambatan tersebut seperti penggunaan iklan dengan selebriti, penahanan iklan melalui media-media anak, perubahan menu makanan sehat sampai dengan undang-undang baru yang dibuat untuk

Kamis, 14 Oktober 2010

Makalah / paper : Sistem Operasional Telkomsel - Manajemen Operasi

1.   PENDAHULUAN


1.1. Background
Saat ini, dengan masuknya berbagai macam pemain baru dalam dunia selular, membuat persaingan semakin sengit dimana setiap operator membidik segmen-segmen tertentu guna memenangkan pasar. Beberapa operator banyak yang membidik segmen remaja atau pelajar, namun ada pula yang membidik segmen pelanggan korporasi, seperti yang dilakukan oleh TELKOMSEL.
Tidak hanya operator, perusahaan seperti maskapai penerbangan, hotel, restaurant dan sebagainya, mulai concern untuk melayani pelanggan secara korporasi dengan mengadakan perjanjian kerjasama sebelumnya, sehingga pelanggan korporasi tersebut dapat menikmati berbagai layanan tambahan seperti discount serta berbagai macam value added lainnya. Sementara perusahaan-perusahaan tersebut, melalui perjanjian kerja sama juga mendapatkan benefit berupa loyalitas pelanggan untuk selalu menggunakan produknya.
Saat ini, mengingat customer memiliki bargain power yang cukup besar, maka sangat penting untuk menjaga loyalitas dari pelanggan tersebut, terlebih lagi pelanggan korporasi yang cenderung menggunakan produk/layanan dalam level korporasi dengan nominal yang cukup besar.

1.2. Tujuan
Seperti yang telah disampaikan diatas, bahwa tujuan akhir dari konsentrasi ke segmen korporasi adalah untuk menjaga loyalitas dari pelanggan secara korporasi. Adapun demand dari pelanggan korporasi operator adalah sebagai berikut :
a. Kepastian after sales service,  sebab banyak pelanggan yang ingin dilayani secara personal (VIP) walaupun untuk case yang ringan seperti : aktivasi layanan SLI, blokir nomor karena hilang, request PIN, dll

Kamis, 07 Oktober 2010

Makalah/Research : Analisa Mc Donald's memasuki pasar industri perhotelan

Mc Donald’s dan Industri Hotel
            Mc Donald’s telah tunbuh menjadi salah satu merek paling dikenal di dunia. Pada Oktober 2002, Mc Donald’s punya kesempatan untuk memperluas mereknya ke dalam industri hotel di Illinois. Bagi Mc Donald’s, prospek industri hotel di Illinois sangat tinggi. Di samping merupakan pusat Mc Donald’s, Illinois juga pemimpin dalam belanja turisme.
            Dalam industri hotel ada tujuh segmen yaitu mulai dari luxury, menengah, sampai dengan ekonomi. Segmen customer hotel terbagi tiga yaitu pebisnis, konvensi, dan pelancong. Mc Donald’s tidak bermaksud untuk memasuki konsep hotel dengan segmen luxury, tetapi manajemen Mc Donald’s masih tidak yakin mana segmen terbaik yang akan dapat bersaing.


Karena Mc Donald’s baru pertama kali masuk ke industri hotel, sebaiknya Mc Donald’s membidik target customernya dengan persentase yang paling besar yaitu pelancong. Sebesar 46.4% dari customer hotel merupakan wisatawan baik yang pergi sendiri maupun urusan keluarga dan sebesar 43% pelancong menginap satu malam. 
Berdasarkan karakteristik target customer yang akan dibidik yaitu tamu yang tinggal di hotel bukan merupakan tujuan utama dari perjalanannya melainkan hanya transit saja, Mc Donald’s masuk pada konsep hotel dengan segmen “mid-market”. Tarif hotel untuk mid market antara $45-$70 sehingga harga dapat terjangkau oleh customer yang akan dibidik, yaitu dengan rata-rata kemampuan membayar sebesar $84 per malam.

Studi kasus selengkapnya s/d kesimpulan dalam bentuk presentasi file power point (ppt) dapat didownload gratis ... langsung saja klik disini.

Boleh dipakai rujukan sebagai referensi bahan dan penulis berharap semoga bermanfaat

Rabu, 29 September 2010

Resume : HANK KOLB ( Director oF Quality Assurance )

STUDI KASUS
HANK KOLB, DIRECTOR OF QUALITY ASSURANCE

I.               Pendahuluan

Kasus ini membahas mengenai beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Hank Kolb di perusahaannya, Greasex Manufacturing Plant. Hank Kolb sendiri baru 1 (satu) bulan diangkat sebagai Director of Quality Assurance oleh Morganthal,  General Manager dari Greasex Manufacturing Plant, dan dipercaya untuk mengatasi masalah penurunan kualitas, produktifitas, dan perputaran spiral yang sedang melanda pada perusahaan tersebut.
Greasex Manufacturing Plant adalah suatu perusahaan pengisian bahan pelarut (gasoline) kedalam tabung spray berteknologi tinggi dengan jumlah karyawan 1.200 orang.
Hank Kolb memulai pekerjaannya dengan melakukan penggalian informasi untuk mengetahui keadaan apa yang terjadi di perusahaan tersebut dan mencari solusinya.

II.            Permasalahan dan Tantangan

Beberapa informasi permasalahan yang diterima oleh Hank Kolb adalah sebagai berikut :
1.          Quality Control
-       Ada masalah pada filling equipment dimana terdapat kelebihan tekanan didalam tabung sehingga beberapa tabung bertekanan melebihi batas spesifikasinya.
-       Production rate belum maksimal karena masih 50% memenuhi standar, kl. 14 kasus per shift.
-       Terdapat perbedaan kepentingan antara Mac Evans, sebagai Inspector line yang bertugas menahan dan mencatat produk reject dan perlu diolah kembali, dengan Wayne Simmons sebagai First Line Inspector yang mendapat tekanan akibat target produksi pabrik dimana beberapa kali Wayne memaksa untuk meloloskan produk reject agar dapat memenuhi target produksinya.


Kamis, 23 September 2010

Makalah/resume : Samyeong Cable (salah satu suplaier Hyundai Mobil)

RESUME Studi Kasus : Samyeong Cable Company

Masalah
Samyeong merupakan salah satu supplier utama Hyundai atas control cables. Para supplier ditekan untuk membuat perubahan besar dalam area biaya, kualitas, dan produktivitas untuk sesuai dengan kriteria Hyundai.

Analisis
Untuk memenuhi kriteria seleksi Hyundai, Samyeong harus mempunyai supply chain yang responsif, fokus akan inovasi dan kestabilan proses. Hal ini akan menggunakan strategi yang ditujukan untuk menjadi responsif dan fleksibel terhadap perubahan disain yang cepat yang dibutuhkan dalam produksi kabel otomotif. Kemudian, hal tersebut juga memenuhi kriteria Hyundai atas kapasitas teknologi tinggi.   

Jumat, 17 September 2010

Makalah/resume : Nestle Corporation (Contadina Pasta & Pizza)

Nestle Resume (Contadina Pasta & Pizza)

Nestle Refrigerated Food Company (NRFC) berlokasi di Glendale, California merupakan anak perusahaan Nestle SA. Nestle SA ditahun 1993 merupakan  salah satu perusahaan terbesar yang memproduksi makanan dengan sales 37 Milyard Dollar. Nestle SA ini memiliki 500 pabrik yang dioperasikan di 60 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 195.000 orang. Nestle tersebut memproduksi dalam range yang sangat besar diantara Perrier mineral water sampai makanan beku Stouffer. Bisnis awalnya didirikan ditahun 1866 oleh Hendri Nestle yang awalnya berupa produk susu dan infant formula produk untuk anak-anak. Selain itu ada beberapa produk makanan yang lain yang telah ditambahkan seperti coklat, kopi instan, ice cream, makanan hewan peliharaan dll.
                Pada tahun 1987, Nestle telah masuk dipasar refrigerated food dengan Contadina Pasta dan Sauce. Produk ini telah mengalami sukses besar dengan tingkat penjualan mencapai 50 USD ditahun pertama dan tumbuh melebihi 100 juta USD ditahun 1990. Pertumbuhan Nestle memang perlahan tetapi pasti.
THE CONTADINA EXPERIENCE
Nestle mengangkat Stephen Cunlife sebagai presiden di NRFC setelah membeli lambert  pasta.  Dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam kurun waktu tiga tahun dia memfokuskan pada marketing yang secara simultan mengarah pada manufacturing, distibusi dan sales. 

Makalah / studi kasus : Strabucks Corporation (barrier)


STUDI KASUS : STARBUCKS CORPORATION

I.          Latar belakang Starbucks Corporation
Starbucks Corporation pada awalnya hanyalah merupakan perusahaan lokal berupa kedai kopi di kota Seattle. Dibuka pada tahun 1971 oleh Jerry Baldwin, Zev Siegel dan Gordon Bowker. Awalnya kedai kopi ini bernama Il Giornale dan dikelola oleh 3 orang ini sebagai salah satu kedai kopi biasa di kota Seattle. Howard Schultz bergabung dengan perusahaan ini pada tahun 1982. Pada tahun 1985, Howard berkunjung ke Italia dan terinspirasi untuk membuat inovasi terhadap kedai kopinya di Seattle. Howard memutuskan untuk membeli Il Giornale dari 3 pemilik aslinya dan merubah namanya menjadi Starbucks pada 1987.
Starbucks Cafe menjual kopi, minuman panas berbasis espresso, minuman dingin dan panas selain kopi ataupun variasi campuran antara minuman kopi dengan minuman lainnya baik panas maupun dingin dan makanan ringan. Dalam Perkembangannya Starbucks Cafe juga menjual merchandise seperti cangkir, mug, thumbler, toples, dst. Starbucks corporation juga mempunyai divisi Starbucks Entertainment yang memproduksi musik, buku dan film. Di Starbucks Cafe juga tersedia layanan WiFi bagi pelanggan yang ingin berinternet ria sambil menikmati secangkir kopi dan makanan ringan atau sambil mendengarkan CD dari para pemusik dan artis terkenal.
Berbagai macam layanan inilah yang dijual oleh Starbucks Cafe kepada para pelanggannya, tidak hanya sekedar minuman kopi, tapi sebuah experience dalam menikmati minuman kopi, inilah yg disebut dengan The Starbucks Experience oleh Joseph Michelli dalam bukunya yang berjudul sama. Inilah sebuah alasan mengapa harga minuman dan makanan di Starbucks Cafe dinilai overprice bagi orang awam yang bukan pelanggan Starbucks Cafe. Karena yang dijual bukanlah hanya minuman kopi dan makanan ringan tapi sebuah experience dalam menikmati minuman kopi dan makanan ringan dengan gaya yang cozy and comfortable.
Howard memutuskan untuk membuat jaringan Starbucks Cafe di AS. Sejak tahun 1987 pula jaringan Starbucks Cafe dibuka diluar Seattle, yaitu di Vancouver dan Chicago. Jaringan ini terus berkembang di AS dan pembukaan gerai-gerai baru begitu pesat sejak 1990, bahkan jaringan Starbucks Cafe begitu menggurita di AS dengan total 11,434 kedai di Amerika Utara. Jaringan Starbucks Cafe yang begitu menggurita di Amerika Utara mengalami saturasi dan tidak ada pilihan lain bagi Howard kecuali untuk expansi keluar Amerika. Starbucks Cafe pertama kali dibuka diluar Amerika di Tokyo pada 1996. Pada akhir Maret 2008 Starbucks Corporation memiliki total 16,226 Starbucks Cafe di 44 negara sebagai cabang, bukan franchise.
Starbucks Corporation bekerja sama dengan perusahaan lokal di negara tujuan yang ditunjuk resmi oleh Starbucks Corporation Pusat di Seattle. Di Indonesia, Starbucks Cafe dikelola oleh PT Mitra Adi Perkasa. Starbucks Corporation menutup penjualan di 2009 sebesar USD 9,779,100,000 dengan jumlah saham 745,100,000 lembar dan total karyawan 142,000 orang di seluruh dunia. Harga saham Starbucks Corporation di bursa Nasdaq ditutup dengan nilai USD 28.09 / lembar per 18 Juni 2010 lalu. Data dari www.corporateinformation.com ini menunjukkan kondisi Starbucks yang sehat.

Senin, 13 September 2010

Makalah/research : Proposal Penelitian Manajemen Sumber Daya Manusia

PROPOSAL PENELITIAN

PENERAPAN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENENTUAN KOMPENSASI NONFINANSIAL KARYAWAN DI PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) tbk.

Oleh Didik Ekatnadi




BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia pada umumnya mempunyai departemen sumber daya manusia yang berfungsi untuk melakukan berbagai aktivitas pemrosesan yang berhubungan dengan personel organisasi. Salah satu aktivitasnya adalah menentukan penghargaan dan kompensasi yang menjadi hak karyawan bersangkutan selama bekerja pada perusahaan tersebut.

Dalam suatu perusahaan besar pada umumnya terjadi persaingan jabatan dan kedudukan yang ketat. Untuk mendapatkan posisi jabatan yang diinginkan karyawan harus mampu bersaing dengan rekan kerja baik dalam pola berpikir maupun ketrampilan yang dimilikinya. Untuk saat-saat ini khususnya sangat diperlukan sumber daya manusia yang benar-benar berkualitas dan mampu menghadapi tantangan jaman dimana untuk mendapatkan sumber daya manusia tersebut diperlukan suatu sitem yaitu sistem manajemen sumber daya manusia termasuk didalamnya adalah perencanaan sumber daya manusia.

Perencanaan sumber daya manusia ini diarahkan dan diatur oleh suatu sistem manajemen personalia yang terus menerus melakukan proses manajemen sumber daya manusia agar mampu mendapatkan calon karyawan maupun karyawan yang tepat di posisi yang diinginkan dan pada saat dibutuhkan perusahaan.

Penerapan perencanaan sumber daya manusia ini pada prinsipnya merupakan upaya untuk mengelola sumber daya manusia secara optimal. Perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia ini ditujukan untuk memotivasi karyawan agar lebih produktif dan mencapai prestasi kerja yang memuaskan, seperti penetapan gaji yang layak, penyediaan pola karir, memberikan kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih tinggi terhadap suatu tugas perusahaan, memberikan kesempatan karyawan untuk berkembang, pemberian bonus, insentif, tunjangan, menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman, memberikan umpan balik atas kinerja karyawan, mengikutsertakan karyawan dalam asuransi tenaga kerja, dan lain-lain.

Perencanaan sumber daya manusia memegang peranan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena mampu mendukung aktivitas tersebut, mulai dari perekrutan, proses yang terjadi selama karyawan bekerja di perusahaan tersebut hingga karyawan keluar dan pensiun.

Dari sudut pandang manajemen, penerapan perencanaan sumber daya manusia akan sangat berguna untuk mengidentifikasi, menetapkan, dan mengukur kinerja karyawan yang berhubungan dengan pengembangan sumber daya manusia. Dengan adanya perencanaan sumber daya manusia, diharapkan pengelolaan dan pengembangan sumber daya dapat lebih terencana, efektif, dan efisien.

PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri semen, dalam perkembangannya mulai tahun 1957 hingga 2010 telah melakukan penambahan kapasitas produksi dan perluasan pabrik sejalan dengan meningkatnya jumlah kebutuhan semen. Dengan 3 pabrik yang berlokasi di Tuban, PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. menjadi salah satu perusahaan besar di Indonesia. Dalam aktivitas operasionalnya, PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Telah menerapkan sistem perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia untuk menentukan suatu kompensasi nonfinasial berupa jenjang karir, transfer jabatan, seminar, dan tugas belajar. Sebagai perusahaan besar dan mempunyai karyawan yang cukup banyak, maka perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia ini memerlukan perhatian yang cukup besar. Dengan memperhatikan dan menentukan kompensasi nonfinansial diharapkan dapat menambah produktivitas dan prestasi kerja karyawan.

Sejalan dengan perkembangan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Yang telah beroperasi selama 53 tahun, perusahaan ini sekarang merupakan perusahaan ternama dan adanya perencanaan sumber daya manusia sangat dibutuhkan perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang benar-benar berkualitas dan mampu pada bidangnya yang nantinya berguna untuk perkembangan perusahaan sesuai dengan tuntutan jaman serta mewujudkan tujuan perusahaan agar perusahaan tetap eksis sampai kapanpun.

Dari uraian latar belakan masalah diatas mengenai perencanaan sumber daya manusia maka judul penelitian ini adalah sebagai berikut : “Penerapan Perencanaan Sumber Daya Manusia Dalam Penentuan Kompensasi Nonfinansial Karyawan di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk.”

1.2. Rumusan Masalah

Berdasar hal-hal yang telah dikemukakan diatas, maka masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :

“ Apakah penerapan perencanaan sumber daya manusia mempunyai manfaat dalam menentukan kompensasi nonfinansial karyawan di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk.? ”

File selengkapnya format word dengan total halaman 30 dapat didownload ... klik disini

Semoga bermanfaat buat kita semua

Rabu, 08 September 2010

Makalah/resume : Flexible Budget


Anggaran statis dipersiapkan pada saat permulaan periode angaran dan sesuai untuk level aktivitas yang terencana. Hal ini cukup untuk perencanaan namun kurang cukup untuk mengevaluasi bagaimana mengendalikan biaya karena pada level aktivitas yang aktual sangat tidak mungkin memenuhi aspek perencanaan sehingga hasilnya sama halnya membandingkan antara “buah apel dengan buah jeruk”. 


Anggaran fleksibel memungkinkan adanya estimasi biaya-biaya apa yang seharusnya yang timbul untuk beberapa level aktivitas ternasuk luas cakupannya.Ketika digunakan untuk kegiatan evaluasi biaya aktual dibandingkan dengan biaya apa yang seharusnya terjad untuk level aktivitas selama periode tersebut. Perbandingan biaya yang demikian inilah sesuai dengan perbandingan “buah apel dengan buah apel”.

Aktivitas penyesuaian anggaran melibatkan 2(dua) asumsi penting tentang perilaku biaya :
1.      Total Biaya Variable berubah dalam tingkat proporsi langsung dengan perubahan aktivitasnya,
2.      Total Biaya Tetap tidak beruban sepanjang dalam cakupan aktivitas tertentu.

Senin, 06 September 2010

Makalah/resume : Profit Planning


PROFIT PLANNING
       Dalam suatu perusahaan atau organisasi, kebijakan anggaran belanja merupakan suatu pelaporan  rencana perusahaan meliputi target penjualan, produksi, dan aktifitas keuangan. Anggaran ini digunakan untuk perencanaan dan kontrol. Pada perencanaan digunakan untuk mengembangkan dan mempelajari hal yang dapat mencapai tujuan perusahaan. Pada Kontrol digunakan sebagai langkah menejemen dalam menambah beberapa komponen kerja bersama-sama dalam organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan.
Fungsi atau kegunaan dari anggaran belanja, antara lain :
1.      Anggaran mengemukakan secara menyeluruh rencana manajemen dari suatu perusahaan.
2.      Anggaran dapat membantu para menajer untuk merencanakan ke depan dan dapat digunakan untuk dana cadangan harian.
3.      Anggaran belanja dapat dijadikan sebagai alokasi sumber daya beberapa komponen perusahaan untuk mencapai tujuan efektif.
4.      Proses penganggaran dapat mengantisipasi suatu penghambat pembangunan sebelum terjadi.
5.      Anggaran belanja ini dapat mengintegrasikan beberapa rencana pengembangan dan membantu semua orang dalam mewujudkan hal yang sama.
6.      Anggaran belanja dapat memberi batasan untuk mencapai tujuan dengan cara pandang yang obyektif mengenai kinerjanya.
Pemilihan Periode Anggaran Belanja
Anggaran belanja operasional suatu perusahaan diharapkan dapat mengcover dalam rentang waktu 1 tahun periode anggaran. Beberapa perusahaan membagi anggarannya dalam 4 bagian yaitu dalam 3 bulanan anggaran belanja. Pembagian berdasar 3 bulanan ini dapat digunakan untuk mereview dan mempelajari data anggaran belanja dalam 1 tahun penuh.

Jumat, 03 September 2010

Makalah/resume : Analisa pemasaran terapan "Kopi Kapal Api"


MAKALAH Pemasaran Terapan
SEGMENTASI PASAR

Kopi Kapal Api Grup dan Industri Cafe & Resto

Kopi Kapal Api merupakan produk kopi bubuk yang diproduksi oleh PT. Santos Jaya Abadi yang didirikan pada tahun 1927 di Surabaya oleh Go Soe Loet yang berawal dari industri rumah tanga. Seiring usianya yang saat ini telah mencapai 83 tahun, perusahaan ini telah mengembangkan produk kopi bubuknya menjadi bermacam-macam merk selain merk Kopi ”Kapal Api”.
Pada saat tahun 1968 perusahaan ini menggabungkan dan menggunakan teknologi hasil produksi Probat Eropa, lebih tepatnya pada tahun 1970 mereka mempunyai keunggulan bersaing yang sangat tinggi dengan mempunyai mesin dengan teknologi tinggi. PT. Santos Jaya Abadi ini kemudian mengembangkan jaringannya hingga ke seluruh Jawa Timur sehingga selalu tersedianya produk Kopi Kapal Api.
Dengan semakin tertanamnya branded Kopi Kapal Api ini, sehingga 10 tahun kemudian perusahaan ini mengambil langkah tepat dengan membuka pabrik baru di Sepanjang, Sidoarjo dan bersamaan juga memulai pemikiran untuk membuat produk baru sebagai variansi sebelumnya dengan pilihan selera rasa disamping tetap mengembangkan nama branded Kopi Kapal Api ke seluruh Indonesia agar menjadi penyangga utama.
Adapun beberapa produk yang dikembangkan setelah pendirian pabrik baru dan pengembangan pasar ke seluruh indonesia kemudian mereka mencoba membuat produk dengan varian selera rasa yang berbeda-beda sesuai perkembangan persaingan dan rasa yang diinginkan oleh konsumen. Adapun produk dari PT. Santos Jaya Abadi ini seperti Excelso, ABC, Good Day, Ya, dan Kapten. Produk-produk ini juga meraih sukses di pasaran karena mereka sangat jeli untuk memulai pembuatan varian rasa dari kopi.
Berdasar data dari Mars Research, menyebutkan perusahaan ini mempunyai pasar penjualan kopi terbesar di Indonesia dengan pemasaran produk-produknya seperti Kapal Api sendiri yang mencapai 44,3% pada tahun 2007 dan dibawahnya diduduki oleh ABC sebesar 17,9% pada tahun yang sama. Kompetitor ketat mereka adalah dari Nescafe, Torabika, Indocafe, Tugu Luwak, Gelatik, Singa, dsb. Dengan besarnya market share yang dimiliki oleh PT. Santos Jaya Abadi adalah sebuah keuntungan dan kebanggaan branded dari Kapal Api. Untuk detailnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Nama besar Kopi Kapal Api membuat perusahaan lebih mudah untuk memasuki pasar baru sebagai ekspansi bisnis mereka. Sehingga mereka mampu membuat produk-produk varian maupun diversifikasi usahanya. PT. Santos mengembangkan sayap bisnisnya melalui grup perusahaan Kapal Api Global sebagai induk

Kamis, 02 September 2010

Makalah/resume : Konsep Value Chain

Value-Chain Concept
KONSEP VALUE CHAIN


Konsep Value Chain
Konsep value chain memungkinkan perusahaan mendapatkan competitive advantage melalui cost leadership, differentiation, atau keduanya.
Untuk dapat memahami competitive advantage suatu perusahaan, tidak bisa perusahaan dilihat sebagai satu keseluruhan, tetapi sebagai aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan. Aktivitas-aktivitas itu harus diselidiki secara sistematis bagaimana kinerja dan interaksinya.
Low cost strategy memfokuskan kepada terciptanya low cost relatif terhadap
pesaing, sehingga berkaitan dengan dengan Cost Leadership. Cost Leadership dapat dicapai melalui beberapa pendekatan sbb :
1. Skala ekonomis dalam produksi
2. Pengalaman
3. Kontrol biaya yang ketat
4. Biaya minimum pada R&D, jasa, tenaga penjualan atau iklan

Differentiation Strategy
Differentiation strategy memfokuskan pada penciptaan produk yang berbeda yang dirasakan oleh pelanggan sebagai keunikan Keunikan produk dapat diciptakan dengan berbagai pendekatan, seperti: brand loyalty (coca-cola), superior customer service (IBM), dealer network (caterpillar tractors), desain dan fitur produk (hewlett-packard), atau teknologi (coleman).

Konsep Value Chain
Sebuah perusahaan dapat berkembang - baik menggunakan strategy cost leadership maupun differentiation - adalah tergantung pada bagaimana perusahaan tersebut memanage value chainnya
Competitive advantage pada akhirnya dapat memberikan nilai lebih bagi customer dengan biaya yang sama atau nilai yang sama pada customer dengan biaya rendah.
Sehingga analisa value chain adalah esensial untuk menentukan secara tepat apakah nilai customer dapat ditingkatkan atau biaya direndahkan.
Tiap perusahaan mempunyai lingkup kompetitif (competitive scope) yang berbeda-beda yang mencerminkan suatu sumber potensi competitive advantage. Untuk memperoleh dan mempertahankan competitive advantage tidak hanya tergantung value chain perusahaan tetapi bagaimana perusahaan menyesuaikan dengan value system secara keseluruhan.
Dengan menerapkan konsep value chain, perusahaan dapat :
- Meningkatkan persaingan
- Mengurangi biaya
- Meningkatkan pasar

Kerangka value chain adalah sebuah mata rantai dari hulu ke hilir. Namun secara realita tidak ada perusahaan yang dapat menjangkau seluruh value chain ini dalam operasinya secara sempurna.
Setiap perusahaan mendapatkan keuntungan melalui proses value chain, meskipun mereka tidak berpartisipasi dalam setiap tahapan mata rantai tersebut.


Sabtu, 28 Agustus 2010

Makalah/resume : NPV-pasar modal-struktur modal

Apa yang kita tahu : 7 ide terpenting dalam keuangan
 Net Present Value
– Mengukur apakah suatu proyek berharga lebih dari biaya yang dikeluarkan
– Mengestimasikan nilai melalui cash flow apakah bermanfaat jika hasil cashflow ditawarkan secara terpisah pada investor

 Aturan NPV memperkenankan investor dengan sikap yang berbeda untuk mengambil risiko mengambil bagian dalam perusahaan yang sama.

 Mendelegasikan operasi harian pada manajemen
– Memberikan instruksi yang sama pada manajer : ”Maksimalkan nilai sekarang”

Comment : NPV merupakan suatu nilai yang digunakan sebagai ukuran langsung atas seberapa baik atau seberapa layak suatu proyek dapat mencapai tujuan sesuai yang diharapkan. Dimana suatu Investasi Modal kerja yang baik adalah yang memiliki nilai NPV positif yang mana mempunyai tujuan untuk meningkatkan kekayaan pemiliknya. Dalam penerapan NPV ini seringkali diambil keputusan yang berbeda-beda sesuai tingkat kepentingannya bagi investor meskipun dalam perusahaan yang sama seperti dicontohkan pengambilan keputusan jika memberi piutang kepada perusahaan lain berdasar kredibilitas perusahaan yang diberikan piutang, karena pada dasarnya adalah untuk meminimalisasi resiko yang pada akhirnya akan meningkatkan kekayaan pemilik atau investor.


2. Model Penetapan Asset Modal

 Cara termudah untuk berpikir tentang keuntungan yang diharapkan investor dalam suatu investasi yang berisiko.
 Ada 2 risiko
 Risiko yang dapat dibagi
 Risiko yang tidak dapat dibagi
– Mengukur resiko pasar atau risiko yang tidak dapat dibedakan atau beta
– Bagaimana keuntungan yang diharapkan dalam investasi dihubungkan dengan keuntungan yang diharapkan dari jumlah seluruh asset
 Hanya resiko yang diperhatikan yang dapat dihilangkan / dapat dihindari. Mengapa dibutuhkan ROA yang proportional terhadap Beta

Comment :
Asumsi berdasarkan Capital Asset Pricing Model, beberapa diantaranya adalah risiko yang perlu dipertimbangkan adalah risiko sistematis (risiko yang tidak dapat diversifikasi) karena risiko tidak sistematis dapat hilang dengan sendirinya dengan melakukan diversifikasi. Dan juga diterangkan bahwa investor dapat melakukan pinjaman dan pengembalian dengan bunga yang sama dimana resiko dapat ditekan seminim mungkin untuk mendapat keuntungan yang diharapkan

3. Pasar modal yang efisient
 Harga sekuritas secara akurat merefleksikan informasi yang tersedia dan respon yang cepat terhadap informasi baru
 Ada tiga bentuk dari hipotesa pasar yang efisien menghubungkan definisi yang berbeda dari informasi yang tersedia, seperti dibawah ini :
 Bentuk lemah, harga-harga yang mencerminkan seluruh informasi harga-harga dimasa lalu
 Bentuk yang agak kuat, harga-harga mencerminkan seluruh informasi yang tersedia didepan publik
 Bentuk kuat, harga-harga mencerminkan seluruh informasi yang dapat diperoleh

Comment :
Informasi harga sekuritas yang secara akurat dalam kenyataanya dapat memberikan respon yang cepat untuk mendapat informasi terbaru sehingga mencerminkan semakin lengkapnya informasi yang tersedia dan dapat digunakan sebagai ukuran oleh investor dalam pengambilan keputusan. Sedangkan dengan melihat kriteria diatas, dapat diinformasikan bahwa penggunaan dalam pasar bentuk kuat adalah paling lengkap daripada yang digunakan oleh pasar bentuk agak kuat maupun bentuk lemah. Pasar bentuk kuat selalu digunakan sebagai informasi oleh investor untuk mendapatkan selengkap mungkin informasi guna merealisasikan tujuan masing-masing investor tersebut.

File selengkapnya dapat didownload gratis dengan format word, silahkan klik disini

Total 10 halaman dan semoga bermanfaat

Minggu, 22 Agustus 2010

Makalah/research : Analisa Ratio PT. Lippo Karawaci Tbk

ANALISA RATIO
PT. Lippo Karawaci Tbk
dengan pembanding 3 perusahaan sejenis dan Rata-Rata Industri



Lippo Karawaci Ciputra Development Bakrieland Development Pakuwon Jati INDUSTRY
ANALYSIS OF RATIO

LIQUIDITY RATIO
Company Company Company Company Industry
Current Ratio 2.84 3.81 2.87 1.15 1.58
Quick Ratio 1.07 2.10 1.34 1.14 0.73

ACTIVITY RATIO

Account Receivable Turn Over 3.62 9.60 1.83 10.45 0.75
Inventory Turn Over 0.27 0.31 0.28 95.03 0.09
Asset Turn Over 0.23 0.17 0.15 0.13 0.01

SOLVABILITY RATIO

LT Debt to Equity 72.89 6.30 17.15 185.71 154.08
Total Debt to Equity 72.89 6.30 26.06 205.51 210.48

PROFITABILITY RATIO

Gross Margin 47.32% 39.08% 48.47% 50.12% 1.79%
Operating Margin 17.98% 20.94% 21.61% 35.92% -0.11%
Net Profit Margin 15.61% 31.44% 26.24% -12.68% -1.36%

MANAGEMENT EFFECTIVENESS

Return on Assets 3.56% 5.20% 3.94% -1.65% -0.14%
Return on Investment 4.79% 9.75% 5.37% -1.90% -0.20%
Return on Equity 8.39% 5.56% 6.30% -6.10% -0.05%

MARKET RATIO

Price/Earnings Ratio (PER) 37.31 21.38 20.20 -- 0.78
Market to Book Value Ratio (MBV) 3.01 0.91 1.19 2.13 1.43




ANALISA RATIO
PT. Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

RASIO LIKUDITAS
Lippo Karawaci Ciputra Development Bakrieland Development Pakuwon Jati INDUSTRY
LIQUIDITY RATIO
Company Company Company Company Industry
Current Ratio 2.84 3.81 2.87 1.15 1.58
Quick Ratio 1.07 2.10 1.34 1.14 0.73

Current Ratio merupakan indikasi kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban setepat jatuh temponya.
Dimana Current Ratio untuk LPKR sebesar 2.84 yang masih diatas rata – rata industri yaitu 1.58 yang mengindikasikan bahwa kemampuan pembayaran dari perusahaan ini cukup menjamin apabila dibandingkan dengan rata – rata pada industrinya.
Tetapi dengan melihat Quick Ratio LPKR mengindikasikan bahwa perusahaan mempunyai inventory yang besar dan cukup yang dijaminkan dalam hutang lancar nya walaupun masih diatas rata-rata industri.

Selengkapnya file dan format analisa dapat di download gratis klik disini ..
Total halaman ada 14 halaman

Semoga bermanfaat buat kita semua

Kamis, 19 Agustus 2010

Makalah : Manajemen Perubahan PT Semen Gresik

M A K A L A H

Organizational Behavior
MANAJEMEN PERUBAHAN Oleh PERUSAHAAN di PT. Semen Gresik





Oleh :
Didik Ekatnadi

Magister Manajemen
Fakultas Ekonomi-Universitas Airlangga
2009

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam menghadapi lingkungan kerja yang semakin dinamis dan selalu berubah, maka suatu organisasi atau perusahaan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri baik secara internal maupun ekternal. Hal ini merupakan konsekuensi dari suatu organisasi karena telah memasuki era persaingan yang ketat dan selalu berubah.

Suatu organisasi dapat dikatakan berhasil jika organisasi tersebut dapat melakukan perubahan untuk menghadapi persaingan, tangkas dan cermat, mampu mengembangkan inovasi baru dan selalu siap menghadapi persaingan baru. Akan tetapi tidak semudah yang dilakukan karena perubahan-perubahan yang dilakukan oleh organisasi harus dilakukan dengan melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu.

Perubahan dapat diartikan membuat sesuatu menjadi berbeda di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Untuk merealisasikan perubahan harus menggunakan rencana yang matang dan penuh perhitungan. Seperti halnya yang dilakukan di PT. Semen Gresik (persero) Tbk sebelum melakukan suatu perubahan, perusahaan ini dengan terencana dan terarah melakukan kegiatan perubahan yang berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai.

Adapun yang melatarbelakangi suatu perubahan dalam organisasi adalah bagaiamana kemampuan dari organisasi tersebut dalam bertahan hidup di dalam persaingan yang tinggi dan selalu dinamis baik dari faktor internal maupun eksternal.

Dapat dikatakan bahwa jika suatu organisasi tidak melakukan perubahan, pastinya akan mengalami kesulitan, disorientasi, stress, bahkan mungkin akan tidak bisa bertahan hidup. Sehingga suatu perubahan sudah menjadi keharusan bagi setiap organisasi yang termasuk didalamnya adalah komponen-komponen yang berkompeten dan berhubungan, bukan lagi suatu pilihan melainkan keharusan atau kewajiban yang harus dilakukan untuk menumbuhkan daya juang dalam bertahan hidup.

Dalam makalah ini disajikan adanya manajemen perubahan dalam implementasi eningkatan laba, perombakan karyawan, dan penggunaan sistem TI yang lebih terintegrasi. Melihat fakta dan berdasar data dari Majalah SWA dan inilah.com diperlihatkan bahwa terjadi peningkatan laba yang cukup signifikan dari tahun ke tahun dan beberapa dapat kami cantumkan. Berita pada inilah.com tgl 10 Desember 2007 ditunjukkan adanya peningkatan laba pada kuartal ke III tahun 2007 sebesar 23,86% atau dari 1,027 Triliun menjadi 1,27 Triliun dan pada tahun ini pula terjadi perombakan manajemen karyawan khususnya dalam perubahan direksi. Peningkatan net income dengan beberapa perubahan direksi ini difungsikan dalam persiapan pembangunan proyek 2 pabrik baru yang diharapkan sudah berjalan pada tahun 2012. Sedangkan di Majalah SWA diberitakan pada tanggal 21 Februari 2008 bahwa adanya perubahan sinergi antara grup Semen Gresik yang saham sebelumnya dimiliki oleh Cemex telah diambil alih oleh Grup Rajawali sebesar 24,9 % dengan harapan mampu meningkatkan produksi tahunan sehingga laba bersih juga meningkat dengan didukung perubahan sistem sumber daya manusia.

Dalam realita yang ada dan pengamatan dari Riri Satria seorang Direktur PPC (People Performance Consulting) mengatakan Grup Rajawali lebih berpengalaman dalam manajemen perubahan dan di senergikan dengan Grup Semen Gresik yang berpengalaman dalam pemahaman industrinya.


1.2. Tujuan Perubahan
PT. Semen Gresik (persero) Tbk melakukan perubahan dalam organisasinya adalah mempunyai beberapa tujuan organisasi yang ingin dicapai yang berfungsi untuk tetap survive dan mampu bersaing. Beberapa tujuan perubahan ini adalah sebagai berikut :
1. Perubahan dalam upaya perbaikan kemampuan organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
2. Perubahan dalam mengukur kinerja perusahaan berdasarkan peningkatan kapasitas produksi dan laba bersih.

File selengkapnya dapat di Download Gratis ... KLIK DISINI untuk lebih jelasnya, total 19 halaman

Semoga bermanfaat buat qta semua
amin..amin..amin

Selasa, 17 Agustus 2010

Upload di Scribd

Hari ini, tanggal 17 Agustus 2010 ... pertama kali mencoba belajar share dokumen melalui media scribd. Utak atik adalah hal yang menarik bagiku. Untuk dapat melihat dokumen yang saya upload di scribd silahkan klik disini.

Dan untuk download nya komplit silahkan dibaca saja.

Selamat menikmati, kalau ada yang kurang silahkan di komen saja :)