Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Oktober 2010

Makalah / studi kasus : Mc Donalds dan Obesitas

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang Masalah
Pengembangan produk dan brand suatu merk ternama merupakan penempatan yang harus berhati-hati karena akan mengakibatkan kesalahan besar dalam meneliti pasar. Begitu pula perusahaan yang memasuki makanan dan minuman harus melakukan penelitian pasar berdasar pada permintaan konsumen, kebudayaan konsumen, perilaku, serta persayratan yang berlaku seperti undang-undang pemerintah.
Dalam industri makanan dan minuman ini, perusahaan akan menetapkan segmen pasar terluas dengan sasaran yang telah diuji. Seperti halnya perusahaan Mc Donald’s telah melakukan uji pasar dan tetap menggunakan sasaran pasar pada anak-anak. Dalam perjalanannya, Mc Donald’s tidak hanya membaca perilaku dan budaya konsumen di setiap tempat di dunia yang terdapat outletnya. Pembukaan cabang di negara-negara Eropa pun juga berbeda aktivitas dalam melakukan peneterasi pasar. Adapun produk unggulannya adalah makanan cepat saji mendapat tantangan dan hambatan dengan diperlakukan dan dikatakan bahwa makanan mereka menjadi penyebab kegemukan pada anak-anak.
Beberapa hambatan tersebut seperti penggunaan iklan dengan selebriti, penahanan iklan melalui media-media anak, perubahan menu makanan sehat sampai dengan undang-undang baru yang dibuat untuk

Kamis, 07 Oktober 2010

Makalah/Research : Analisa Mc Donald's memasuki pasar industri perhotelan

Mc Donald’s dan Industri Hotel
            Mc Donald’s telah tunbuh menjadi salah satu merek paling dikenal di dunia. Pada Oktober 2002, Mc Donald’s punya kesempatan untuk memperluas mereknya ke dalam industri hotel di Illinois. Bagi Mc Donald’s, prospek industri hotel di Illinois sangat tinggi. Di samping merupakan pusat Mc Donald’s, Illinois juga pemimpin dalam belanja turisme.
            Dalam industri hotel ada tujuh segmen yaitu mulai dari luxury, menengah, sampai dengan ekonomi. Segmen customer hotel terbagi tiga yaitu pebisnis, konvensi, dan pelancong. Mc Donald’s tidak bermaksud untuk memasuki konsep hotel dengan segmen luxury, tetapi manajemen Mc Donald’s masih tidak yakin mana segmen terbaik yang akan dapat bersaing.


Karena Mc Donald’s baru pertama kali masuk ke industri hotel, sebaiknya Mc Donald’s membidik target customernya dengan persentase yang paling besar yaitu pelancong. Sebesar 46.4% dari customer hotel merupakan wisatawan baik yang pergi sendiri maupun urusan keluarga dan sebesar 43% pelancong menginap satu malam. 
Berdasarkan karakteristik target customer yang akan dibidik yaitu tamu yang tinggal di hotel bukan merupakan tujuan utama dari perjalanannya melainkan hanya transit saja, Mc Donald’s masuk pada konsep hotel dengan segmen “mid-market”. Tarif hotel untuk mid market antara $45-$70 sehingga harga dapat terjangkau oleh customer yang akan dibidik, yaitu dengan rata-rata kemampuan membayar sebesar $84 per malam.

Studi kasus selengkapnya s/d kesimpulan dalam bentuk presentasi file power point (ppt) dapat didownload gratis ... langsung saja klik disini.

Boleh dipakai rujukan sebagai referensi bahan dan penulis berharap semoga bermanfaat