Tampilkan postingan dengan label studi kasus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label studi kasus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 November 2010

Studi Kasus : penentuan pabrik Eldora Corporation

THE PLANTS LOCATION PUZZLE
Ann Reardon adalah CEO dari Eldora Company (EDC) selama 13 tahun. Beliau telah memimpin organisasinya hingga mencapai periode sukses. Pada saat pembuat sepeda yang lebih besar mengembangkan manufacturing operation di luar negri untuk mendapatkan keuntungan dari murahnya upah tenaga kerja, Eldora stuck dengan strategi domestic manufacturing di Boulder Colorado. Ann merasa bahwa strategi tersebut memiliki kontribusi yang sangat besar pada pertumbuhan perusahaan: EDC menjadi pabrik sepeda terbesar dan sangat menguntungkan di US.
Sean Andrews yang merupakan Manufacturing Vice President mendesak untuk mendirikan pabrik di china dengan pertimbangan bahwa industri sepeda di US telah mengalami penurunan, sehingga di perlukan untuk membuat pasar baru dan mendirikan pabrik di Asia. 

Pada tahun 1992, penjualan dan keuntungan EDC’s mencapai puncaknya. EDC memproduksi setidaknya 30% dari sepeda yang terjual di US. Pertumbuhan market di US hanya 2% pertahunnya, sedangkan di Asia untuk pasar yang sama memiliki pertumbuhan dua kali lipatnya pertahun. Dua pabrik sepeda terbesar di dunia yang mengembangkan pabriknya di Asia menikmati keuntungan yang signifikan dari biaya tenaga dan distribusinya.

Kamis, 28 Oktober 2010

Studi Kasus : Nestle Corp ( kontroversi formula bayi )

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang Masalah
Dalam industri formula bayi ini, perusahaan diwajibkan mempunyai ijin-ijin lengkap sesuai dengan persayaratan dari organisasi internasional khususnya yang menangani di bidang kesehatan dan menitikberatkan pada kesehatan bayi. Selain itu dukungan sarana lengkap baik departemen R & D beserta peralatan risetnya maupun departemen quality controlnya. Dimana kedua departemen ini sangat menentukan output produk khususnya formula bayi yang benar-benar higienis dan bebas kontaminasi. Penggunaan dan pemakaian produk formula bayi memiliki resiko efek secara jangka panjang dan tidak kecil. Sehingga adanya tuntutan persayaratan yang tinggi dari organisasi internasional maupun pemerintah lokal sangat dikedepankan mengingat terjadinya kegagalan produk mempunyai resiko kehilangan nyawa atau kematian pada sasaran pemakainya yaitu bayi. Peranan organisasi kesehatan baik internasional maupun lokal dan pemerintah lokal sangat menentukan kesuksesan atau kegagalan dari produk formula bayi ini.
Research and Development ( R & D ) Department pada Nestle juga telah melakukan riset-riset penting dan pengembangan produk secara berkala disesuikan dengan permintaan pasar dengan tetap mengikuti aturan dan persyaratan yang berlaku. Kegiatan ini berlangsung terus-menerus dengan tanpa melupakan evaluasi-evaluasi tindakan untuk menemukan solusi serta pembuatan produk-produk inovasi terbaru yang paling tepat sasaran dan benar dalam rangka mengembangkan produk formula bayi secara jangka panjang.
Quality Control ( QC ) Department pada Nestle juga telah melakukan kontrol kualitas terhadap mutu dan higienitas produk formula bayi khususnya susu bubuk sebagai nutrisi tambahan pada bayi. Ketepatan dan disiplin kontrol sangat menentukan hasil produk hingga layak konsumsi terutama untuk bayi.
Sasaran utama Nestle pada dasarnya adalah memasarkan produk formula bayi berupa susu bubuk ke dunia internasional mulai negara maju, negara berkembang, hingga ke negara dunia ketiga. Perbedaan budaya dari berbagai negara ini dapat menentukan keputusan memakai atau tidak serta kemampuan daya beli dari berbagai segmen sangat mempengaruhi penggunaan atau pemakaian susu bubuk produksi dari Nestle ini.

Jumat, 22 Oktober 2010

Makalah / studi kasus : Mc Donalds dan Obesitas

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang Masalah
Pengembangan produk dan brand suatu merk ternama merupakan penempatan yang harus berhati-hati karena akan mengakibatkan kesalahan besar dalam meneliti pasar. Begitu pula perusahaan yang memasuki makanan dan minuman harus melakukan penelitian pasar berdasar pada permintaan konsumen, kebudayaan konsumen, perilaku, serta persayratan yang berlaku seperti undang-undang pemerintah.
Dalam industri makanan dan minuman ini, perusahaan akan menetapkan segmen pasar terluas dengan sasaran yang telah diuji. Seperti halnya perusahaan Mc Donald’s telah melakukan uji pasar dan tetap menggunakan sasaran pasar pada anak-anak. Dalam perjalanannya, Mc Donald’s tidak hanya membaca perilaku dan budaya konsumen di setiap tempat di dunia yang terdapat outletnya. Pembukaan cabang di negara-negara Eropa pun juga berbeda aktivitas dalam melakukan peneterasi pasar. Adapun produk unggulannya adalah makanan cepat saji mendapat tantangan dan hambatan dengan diperlakukan dan dikatakan bahwa makanan mereka menjadi penyebab kegemukan pada anak-anak.
Beberapa hambatan tersebut seperti penggunaan iklan dengan selebriti, penahanan iklan melalui media-media anak, perubahan menu makanan sehat sampai dengan undang-undang baru yang dibuat untuk