Tampilkan postingan dengan label oli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oli. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Oktober 2010

Mesin Mobil : Pompa Minyak Pelumas

      Pompa oli berfungsi untuk menghisap oli dari karter dan menyalurkan keseluruh bagian-bagian mesin, sedangkan saringan minyak oli dipasangkan pada lubang masuk pompa untuk menyaring kotoran bekas serpihan hasil gesekan dan logam kecil yang berasal karena keausan metal.
      Pompa minyak ini digerakkan oleh batang distributor / gigi sumbu nok (camshaft). Jenis pompa minyak yang sering digunakan adalah model roda gigi dan model rotor. Detail mengenai perbedaan kedua jenis pompa oli adalah sebagai berikut :
Model roda gigi
1. Pompa model roda gigi
 Jenis pompa ini terdiri dari badan dan 2 ( dua ) buah roda gigi yang saling berkaitan di dalam badan ( pump body ), bila salah satu roda gigi berputar maka roda gigi yang lain akan ikut berputar dengan sendirinya dengan berlawanan arah, sehingga minyak oli yang terdapat diantara celah-celah roda gigi dan badan didesak

Senin, 27 September 2010

Mesin Mobil : Sistem Pelumasan Mesin (oli mesin)

Di dalam mesin terdapat bagian-bagian yang selalu bergerak jika mesin dijalankan. Sedangkan pelumasan dimaksutkan untuk menghindari hubungan langsung dari dua bagian yang bergeseran. Lapisan minyak tipis yang terjadi menyebabkan poros dan bantalan tidak berhubungan langsung. Jika tidak diberikan pelumasan akan menimbukan gesekan yang besar yang akan mempengaruhi dan mengakibatkan keausan dan panas tinggi dan berakibat mesin akan rusak/macet.

Adapun beberapa fungsi dari minyak pelumas seperti :
- Membatasi panas yang timbul dengan mengusahakan gesekan yang sekecil mungkin.
- Mengambil panas dari bagian-bagian mesin yang dilaluinya.
- Mengurangi gesekan dan keausan dengan membentuk lapisan tipis untuk mencegah gesekan langsung antara metal dengan metal.
- Menambah kerapatan torak/piston dengan silinder.
- Mengeluarkan kotoran/serpihan hasil gesekan sebelumnya.
- Menghambat abu dan mencegah karatan.

Sedangkan minyak pelumas mesin ini juga diberikan beberapa persyaratan, sebagai berikut :
- Derajad kekentalan minyak mesin harus sesuai dengan jenis operasi mesin yang bersangkutan.
- Memiliki daya lekat yang baik.
- Tidak mudah bercampur dengan cairan lainnya.
- Mempunyai titik nyala yang tinggi dan penguapannya susah.
- Mudah memindahkan panas dan memiliki titik beku rendah.

Sedangkan cara sistem pelumasan pada mesin terbagi menjadi 3, yaitu cara percikan, tekanan, dan gabungan dari percikan dan tekanan.
1. Sistem percikan, pada sistem ini minyak pelumas dipercikkan oleh ujung bagian bawah batang torak /