Tampilkan postingan dengan label diesel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diesel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2010

Sistem Bahan Bakar : Motor Diesel-2

Nosel
Adapun sistem bahan bakar pada motor diesel selanjutnya setelah pompa injeksi / injection pump dan pompa bahan bakar / fuel pump adalah komponen yang disebut dengan nosel. Dimana jenis nosel sendiri ditentukan oleh proses pembakaran dan bentuk dari ruang bakarnya, jenis berlubang banyak biasanya digunakan untuk motor diesel dengan sistem injeksi langsung / direct inject dan jenis pin digunakan untuk motor diesel yang menggunakan kamar muka dan kamar tengah. Pengabut berfungsi memberikan sejumlah bahan bakar untuk keperluan pembakaran pada motor melalui nosel, disini juga dapat diatur tekanan pembukaan katup nosel.

Jarum nosel terpasang berturut-turut dengan pena penekan dan pegas penekan, dan tegangan pegas penekan bisa diatur melalui sekerup pengatur agar dapat diperoleh tekanan pembukaan katup

Kamis, 25 November 2010

Sistem Bahan Bakar : Motor Diesel

Motor diesel ini khusus menggunakan bahan bakar minyak solar atau minyak diesel maka digunakan alat khusus sebagai salah satu komponen sistem pembakarannya. Komponen yang dimaksut adalah pompa injeksi dan sistem penyemprotan bahan bakar melalui pengabut atau nosel. Mesin diesel ini dilengkapi dengan pompa injeksi model Bosch yang sanggup memberikan sejumlah bahan bakar yang tepat untuk segala kondisi kerja mesin termasuk start, idling / idle, percepatan, kecepatan tinggi dan juga kendaraan dengan beban berat.

Tujuan dari injeksi sendiri adalah menginjeksi bahan bakar yang bersih ke dalam ruang bakar dalam jumlah

Minggu, 17 Oktober 2010

Mesin Mobil : Dasar Motor Diesel

Motor diesel berbeda dengan motor bensin. Apabila sebelumnya pernah diulas dalam blog ini bahwa motor bensin memanfaatkan campuran bahan bakar dan udara dalam bentuk gas dimasukkan dalam silinder dan dibakar oleh nyala api dari busur listrik yang diberikan oleh busi tetapi dalam metoda pembakaran motor diesel ini torak hanya menghisap udara saja untuk kemudian dimampatkan sampai mencapai tekanan dan suhu yang sangat tinggi.

Sesaat sebelum torak mencapai titik mati atas (TMA) bahan bakar disemprotkan, karena tekanan dan suhu yang tinggi tadi, bagian-bagian bahan bakar akan menyala dengan sendirinya dan membentuk proses pembakaran. Agar supaya bahan bakar dapat terbakar sesuai dengan permintaan maka diusahakan agar perbandingan kompresi dapat mencapai 15 : 20 dan suhu udara kompresi sebesar 500 derajat Celcius. Walaupun dalam motor diesel ini tidak diperlukan sistem pengapian tetapi sebagai gantinya diperlukan pompa injeksi dan alat pengabut untuk menyemprotkan bahan bakar, dan bahan bakar ini harus berupa minyak ringan yang memungkinkan dapat terjadi pembakaran sendiri. Untuk langkah kerja, seperti dalam motor bensin khususnya untuk kendaraan mobil yaitu dengan 4 langkah.

Sedangkan proses itupun diawali oleh pemasukan udara ke dalam silinder melalui saluran masuk dan katup hisap kemudian dikompresikan oleh torak, pada waktu yang sama bahan bakar dari tangki dialirkan ke dalam